oleh

Pelda Andyk Ramadana Hadiri Sosialisas Bahaya Radikalisme Mencegah Intoleransi Dan Stabilitas Keamanan Menjalang Pilkada Tahun 2024

Magetan.kabarberitanews.com – Bati Tuud Pelda Andyk Ramadana, Koramil Tipe B 0804/01 Magetan jajaran Kodim 0804/Magetan mewakili Danramil menghadiri kegiatan Sosialisas Bahaya Radikalisme Mencegah Intoleransi dan Stabilitas Keamanan menjelang Pemilukada tahun 2024 di Kabupaten Magetan, yang dihadiri 50 orang, sebagai penanggung jawab Drs. Benny Adrian, M.Si (Asisten Pemerintahan dan Kesra Setdakab. Magetan/Plt. Kakesbangpol Magetan) bertempat di Kelurahan Selosari Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan. Sabtu(22-06-2024)

 

Dalam kesempatan tersebut Bati Tuud Koramil Tipe B 0804/01 Magetan Pelda Andyk Ramadana menyampaikan permohonan maaf bahwa Danramil Tipe B 0804/01 Magetan Kapten Arm Khoirudin tidak bisa hadir karena ada tugas yang tidak bisa ditinggalkan.

 

Selain itu Pelda Andyk Ramadana juga menjelaskan Radikalisme adalah faham sosial/politik yang dalam usaha mencapai tujuannya, menggunakan cara – cara kekerasan. Istilah radikalisme berasal dari bahasa Latin ” radix “, yang artinya akar, pangkat, bagian bawah atau juga bisa berarti menyeluruh, habis – habisan dan amat keras untuk menuntut perubahan.

 

“Para pemuda berperan penting dalam mewujudkan Pilkada damai dengan cara menangkal paham radikal dan intoleransi, jangan sampai terpengaruh dengan paham radikal dan intoleran, karena paham radikal dan intoleran bukan saja bisa mengancam kehidupan berbangsa dan bernegara tapi juga bisa merusak masa depan pemuda. Apalagi paham radikalisme dan intoleransi saat ini sangat marak disebarkan melalui media sosial dengan sasarannya adalah anak-anak muda,” ujar Pelda Andyk Ramadana.

 

Lebih lanjut Pelda Andyk Ramadana berharap, kepada para pemuda untuk berani dengan tegas mencegah dan menolak paham radikalisme dan intoleransi jika ada indikasi mengarah ke sana.

 

“Saya berharap kepada para pemuda khususnya yang ada di Kecamatan Magetan untuk berani dengan tegas menolak setiap paham yang menyimpang, radikal dan intoleran guna mewujudkan situasi kamtibmas yang tetap kondusif menjelang Pilkada 2024,” pungkas Pelda Andyk Ramadana.(R 01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed