oleh

Dari Kampung Susu Singolangu Untuk Magetan Terdepan

Magetan. Dandim 0804/Magetan melalui Danramil 02 Plaosan Kapten Arif Wibowo sangat mengapresiasi Kampung Susu Singolangu yang diinisiasi oleh Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan serta warga masyarakat Dusun Singolangu. Hal tersebut disampaikan Kapten Arif saat menghadiri peresmian Kampung susu oleh Bupati Magetan Suprawoto, bertempat di Dusun Singolangu Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Rabu (25/11/2020).

Acara juga dihadiri oleh Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Drh. Samsul Ma’arif, Ketua DPRD Magetan Sujatno, Pembina Yayasan Dompet Dhuafa Parni Hadi, Kepala Balai Besar Pembibitan Ternak Unggul Sapi Perah Baturaden, Kepala Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Wakil Bupati Magetan, Sekretaris Daerah serta Kepala OPD.

Acara ini digelar sebagai media promosi keberadaan dan kesiapan agrowisata Kampung Susu Lawu (KSL) sebagai pengembangan destinasi wisata dikawasan Sarangan. Unjuk Kinerja Hasil pelaksanaan program strategis pemerintah daerah. Membangun jaringan antar stakeholder yang kuat dari usaha budidaya peternakan sapi perah, pemasaran hasil olahan produk dan industri pariwisata, seperti yang dijelaskan oleh Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Magetan Drs. Kustini.

Acara dimulai dari senam pagi, dilanjutkan keliling lokasi kawasan Kampung Susu Lawu (KSL) Singolangu dan juga penyerahan paket gizi kepada siswa sekolah (PAUD, TK dan SD) juga adanya bazar produk olahan hasil peternakan berupa susu dan olahannya, serta produk pendukung UMKM binaan Disnakan Magetan.

Pada kesempatan ini diserahkan juga secara simbolis sertifikat Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di lingkungan Singolangu dan klaim Asuransi Usaha Ternak Sapi (AUTS) juga pemberian apresiasi untuk petugas peternakan berprestasi.

Bupati Suprawoto menyampaikan Soft Launching Kampung Susu Lawu (KSL) hari ini merupakan salah satu langkah awal untuk media promosi pengembangan destinasi di kawasan Sarangan meskipun masih mengalami penambahan kelengkapan fasilitas dan keberhasilan KSL ini perlu dukungan dari semua stakeholder yang bersinergi demi menjadikan Magetan yang terdepan.

“Perlakukan wisatawan sebagai raja, harus ramah, tanam bunga yolanda karena lebahnya luar biasa tinggal pasang sarang lebah, hingga menghasilkan madu, kerana ini merupakan potensi yang sangat besar. Mari bersama-sama menstimulan, dan merawat dengan baik” pesan Bupati Suprawoto. (Humpro/Pen0804)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed