oleh

Sosialisasi Pemanfaatan Pekarangan Melalui Konsep Kampung Indah dan Berseri

Tuban – Dalam rangka meningkatkan motivasi, wawasan dan keterampilan warga perumahan Jenggolo Permai  dalam memanfaatkan pekarangan guna memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga melalui konsep Kampung Rumah Indah Berseri (KIB). Dinas Pertanian Kecamatan Jenu melaksanakan sosialisasi pemanfaatan pekarangan, pada hari Senin tanggal 3 Januari 2020, bertempat di Balai RT 10 RW 01 Perum Jenggolo Permai Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan pembacaan doa. Koordinator Penyuluh Lapangan Pertanian Kecamatan Jenu Sradi, SP dalam sosialisasinya menyampaikan bahwa peserta berjumlah 25 orang terdiri dari  kelompok PKK gabungan warga Perumahan Jenggolo Permai.

 

Tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada ibu-ibu PKK tentang pemanfaatan lahan pekarangan, tata lingkungan yang indah dan berseri dengan nara sumber dari  PPL Pertanian Kecamatan Jenu Kabupaten Tuban, Target dari kegiatan ini adalah terciptanya Kampung Indah dan Berseri

 

PPL Pertanian Kecamatan Jenu  sebagai narasumber Sardi, SP, dengan materi “Teknologi Budidaya pada Lahan Pekarangan dengan Konsep KIB”, mengemukakan bahwa KIB merupakan sebuah konsep kawasan perumahan penduduk atau suatu lingkungan aktivitas/tempat tinggal kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan pekarangan atau lahan sekitarnya untuk kegiatan budidaya secara intensif sehingga dapat dimanfaatkan menjadi sumber pangan secara berkelanjutan dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

 

Manfaat KIB diantaranya adalah

(1) Tanaman yang dihasilkan lebih segar, sehat, aman dan mudah diperoleh karena ditanam di sekitar rumah.

(2) Dapat mengurangi biaya belanja pengeluaran kebutuhan pangan sehari-hari rumah tangga.

(3) Menjadikan lingkungan lebih sehat dan nyaman untuk dihuni karena “Go Green”. (4) Menghindari kekurangan pangan karena pengaruh anomali iklim dan menghindari efek inflasi ekonomi karena pangan sehari-hari tersedia bagi rumah tangga.

 

Selanjutnya dikatakan ada beberapa Komponen Kegiatan KIB yang mesti di cermati yaitu :

(1) Pembuatan dan Pengelolaan Kebun Bibit,

(2) Pembuatan Demplot,

(3) Pengembangan Pekarangan Anggota

 

Komponen kegiatan ini dijelaskan satu persatu sehingga peserta diharapkan mampu dan mau melaksanakan semua rangkaian kegiatan sesuai dengan panduan. Pemilihan tanaman yang akan ditanam dan dikembangkan pada KIB berdasarkan:

(1) Ditentukan dengan mempertimbangkan pemenuhan kebutuhan pangan dan gizi keluarga, diversifikasi pangan berbasis sumber pangan lokal, pelestarian sumber pangan lokal dan kemungkinan pengembangannya secara komersial berbasis kawasan,

(2) Komoditas yang dapat dikembangkan antara lain: sayuran, tanaman rempah dan obat, tanaman buah, serta berbagai sumber pangan lokal dan,

(3) Pada pekarangan yang lebih luas dapat ditambahkan budidaya ikan dalam terpal kolam dan ternak.

 

Beberapa kunci sukses dalam pelaksanaan KIB agar bisa lestari adalah

(1) Pilih tanaman : umur pendek, umur sedang dan umur tahunan,

(2) Buat kalender tanam dan panen untuk setiap jenis tanaman,

(3) Kebun bibit harus selalu berisi tanaman dan

(4) Kebun Bibit adalah milik masyarakat desa bukan perorangan.

 

Kegiatan ini tentunya akan ditindak lanjuti ditingkat lapang akan didampingi oleh Koordinator Penyuluh Lapangan dinas Pertanian Kecamatan sebagai pendamping dan sumber teknologi akan selalu siap mendampingi kapan diperlukan, semoga bermanfaat dan mari mulai melaksanakan kegiatan KIB, dari sekarang, dari diri sendiri dan dari lahan pekarangan sendiri. (SP)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed