oleh

Kasdim Tuban Ajak Ratusan Pelajar SMA dan SMK Tingkatkan Wawasan Kebangsaan

Tuban- Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), khususnya Kodim 0811/Tuban tidak pernah lelah dalam melaksanakan Pembinaan Teritorial (Binter). Salah satunya kepada Organisasi Kemahasiswaan demi menjaga pertahanan dan ketahanan bangsa, yang diselenggarakannya Seminar peningkatan wawasan kebangsaan dengan para Pelajar SMA dan SMK Kabupaten Tuban, bertempat di Gedung Letda Sucipto Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husoodo No.871 Tuban, Rabu  (06/11/2019).

Seminar dengan Tema “ Menanamkan Semangat Nilai-Nilai Kejuangan 45 Bagi generasi Milenial dan Menumbuhkan rasa cinta Tanah Air Serta Mempererat Ke Bhine tungga Ika an Dalam Menjaga Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia “ tersebut diikuti oleh 300 peserta Pelajar Tuban, diantaranya, SMAN 2 Tuban, SMKN 2, SMA Muhamdiyah 1 Tuban, SMA Pelayaran Muhamadiyah Tuban, SMK TJP Tuban, Dengan menghadirkan beberapa nara sumber, diantaranya Mayor Arh  Teguh Prasetyo wasis, S.Sos (Kasdim 0811/Tuban).

Kepada peserta seminar, Kasdim Tuban menyampaikan mengenai makna dan fungsi Pancasila sebagai dasar negara, pengertian dan prinsip Nasionalisme, prinsip Patrionalisme serta Implementasi Pancasila dalam kehidupan sehari hari, upaya memperkuat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan sikap serta perilaku yang perlu ditanamkan/dikembangkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Kasdim Tuban juga memberikan materi tentang Pertahanan Negara, bahwa bangsa Indonesia sekarang dihadapkan pada sebuah ancaman nyata yang tidak ringan. Sebuah fenomena yang berbeda dari masa-masa sebelumnya telah berkembang dan harus diwaspadai.

“Pada hakikatnya perang ini merupakan sebuah konfrontasi antara dua kekuatan besar dengan menggunakan pemain pengganti untuk menghindari konfrontasi secara langsung dengan alasan mengurangi risiko pada kehancuran yang fatal,” ujar Kasdim Tuban.

Selain itu, sambungnya, biasanya pihak ketiga yang bertindak sebagai pemain pengganti adalah negara kecil. Tetapi kadang bisa juga aktor non negara yang dapat berwujud LSM, Ormas, kelompok masyarakat atau perorangan. “ Singkatnya,  merupakan kepanjangan tangan dari suatu negara yang berupaya mendapatkan kepentingan strategisnya namun menghindari keterlibatan langsung suatu perang yang mahal dan berdarah,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa, seminar ini ditujukan untuk menyatukan pemahaman, gerak langkah dan tindakan utamanya diantara generasi muda bangsa menghadapi ancaman nyata bangsa Indonesia.

“Seruan Ir. Soekarno, kiranya masih sangat relevan untuk terus dipedomani, terlebih bangsa Indonesia adalah sebuah bangsa besar mempunyai latar belakang sejarah panjang. Hal ini antara lain dibuktikan adanya kerajaan-kerajaan di wilayah Nusantara yang menjadi penguasa Asia Tenggara dimasa lalu, sebelum terbentuknya Republik Indonesia ini,” pungkasnya. (Pendim Tuban)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed