oleh

Forkopimca Bendo Sambut Tim Verifikasi Dalam Rangka Penilaian Lomba Desa Sehat

MAGETAN, Desa Lemahbang Kecamatan Bendo merupakan perwakilan dari Kecamatan Bendo yang ikut serta dalam rangka lomba desa sehat yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan sebagai tim Verifikasi. Dalam penilaian lomba desa sehat ini diambil dari 3 (tiga) aspek untuk masuk dalam kategori nominasi seperti, aspek kesiapan kelembagaan, aspek administrasi, dan aspek lapangan. Dari ketiga aspek tersebut mempunyai prosentase berbeda-beda, dan aspek lapangan yang mempunyai pengaruh besar dalam penilaian. (Senin, 07/10)

Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan sebagai tim verifikasi siang ini datang ke Desa Lemahbang antara lain Ibu Nanik, Bu Bekti dan Bapak Slamet untuk melaksanakan penilaian. Tim verifikasi langsung disambut oleh Forkopimca Bendo yaitu Camat Bendo Tri Atmadi, S.Sos, Danramil 0804-13/ Bendo Kapten Inf Sarpan, Kapolsek Bendo AKP Endang Wahyuni, SH. Serta turut hadir dalam acara tersebut Kepala UPTD Puskesmas Bendo dr. Hari Widodo dan stafnya serta seluruh penggerak PKK Desa Lemahbang.

Lomba Desa sehat merupakan upaya mencapai tujuan pembangunan kesehatan dan ini perlu didorong secara bersama-sama guna mewujudkan sebuah tatanan hidup masyarakat dengan paradigma “Desa Sehat” yang diharapkan berimplikasi langsung bagi peningkatan status kesehatan dan kesejahteraan masyarakat desa. Masyarakat harus memiliki pengetahuan tentang kesehatan termasuk gizi, mampu menerapkan pola/budaya hidup sehat dan bersih baik jasmani maupun rohani. Selain itu juga untuk mewujudkan lingkungan yang sehat, bersih, rapi dengan mampu memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk kelangsungan hidup baik diri sendiri maupun orang lain dan juga sehat dalam arti mandiri secara ekonomi.

Danramil 0804-13/ Bendo Kapten Inf Sarpan mengatakan bahwa mewujudkan Desa Sehat perlu totalitas peran serta masyarakat, sedangkan institusi atau lembaga pelayanan kesehatan hanya sebagai motivator atau pembimbing dalam upaya-upaya kesehatan masyarakat. Peran masyarakat desa dalam bidang kesehatan harus diwujudkan dalam upaya mendorong setiap individu, keluarga dan atau lembaga masyarakat termasuk swasta mengambil tanggung jawab atas kesehatan diri, keluarga dan masyarakat.

“Saya mengajak kepada seluruh masyarakat agar jaga kesehatan, baik personal maupun lingkungan. Salah satu contoh yang sudah menjadi kebiasaan kita yaitu merokok disembarang tempat, ini jangan sampai terjadi lagi karena menjadi faktor penilaian dalam lomba desa sehat dari aspek lapangan. Masyarakat juga harus jaga kebersihan rumah masing-masing dan juga kebersihan lingkungan sekitarnya. Dengan lingkungan yang kotor maka berdampak pada kesehatan masyarakat dan berdampak pada penilaian lomba ini. Untuk itu ayo kita rubah pola pikir dan prilaku kita menjadi hidup bersih dan sehat”. Imbuh Kapten Inf Sarpan. (R13)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed