oleh

Olahraga Jemparingan Atau  Panahan Tradisional Mulai Akrap Dikalangan Warga Tawanganom

Magetan – Meramaikan HUT RI ke 74 Tahun 2019 di wilayah binaannya,Babinsa Kelurahan Tawanganom Sertu Ponijan ikut meramaikan Gelar Lomba Panahan Tradisional Jemparingan.

Kelurahan Tawanganom menggelar lomba panahan tradisional atau akrab disebut jemparingan tingkat desa pada Minggu (04/08/2019) sore.

Lomba tersebut dikuti oleh Kelapa Kelurahan Bapak Murdono Arianto SSTP, MM, Babinsa Kelurahan Tawanganom Sertu Ponijan dan peserta sekitar 30 orang, sedangkan team juri Bapak Unus dan bapak Joko dari KPR Asabri 2 Kel Tawanganom.

Bukan hanya dari bapak bapak saja yang mengikuti lomba tersebut, tetapi ibu ibu pun tidak mau kalah juga mengikuti lomba tersebut.

Lomba yang diikuti sekitar 30 peserta dari wilayah sekelurahan Tawanganom Kecamatan Magetan itu bukan merebutkan sebuah piala kejuaraan, melainkan mencari bibit atlit panahan dan melestarikan olahraga tradisional.

Dalam melakukan memanah, para peserta wajib menggunakan busana khas daerah. Busur panah yang digunakan bukan terbuat dari besi maupun plastik, melainkan terbuat dari kayu dan bilah bambu menjadi bagian dahan busur panah. Pada lomba panahan, umumnya peserta membidik target dengan posisi duduk bersila.

Sertu Ponijan juga merasa senang bisa bergabung dengan warga binaannya. Harapannya dengan mengikuti lomba tersebut dapat mempererat hubungan TNI dengan rakyat sehingga tetap terjalin dan terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Pungkasnya. (R.01)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed