oleh

Babinsa Bersama Anak-Anak Meriahkan HUT Ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia

Magetan, Rangkaian kegiatan dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2019 tampak terlihat dibeberapa wilayah di Indonesia, termasuk di wilayah Kecamatan Bendo. Dimana masing-masing Desa masih menggelar beberapa acara kegiatan maupun perlombaan, salah satunya di Desa Lemahbang menggelar beberapa perlombaan yang melibatkan anak-anak, lomba tersebut lebih meriah lagi karena langsung di pandu oleh Babinsa Desa Lemahbang Kecamatan Bendo. (Senin, 26/08/19)

Hadir ditengah-tengah warga binaannya yang sedang melaksanakan  kegiatan merupakan tugas dan tanggungjawab Babinsa, dimana Babinsa dituntut untuk selalu mengetahui dan ikut serta dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan di wilayah binaannya masing-masing. Babinsa selalu aktif di segala kegiatan kemasyarakatan sehingga warga lebih mengenal sosok Babinsa tersebut. Dengan keakraban dan saling mengenal antara Babinsa dan warganya sehingga masyarakat akan terbuka dan tidak segan-segan memberikan informasi setiap kejadian yang ada diwilayah binaannya. Serta harapannya akan terbentuk Kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Serda Jafar mengatakan bahwa sederet kegiatan sudah dilaksanakan untuk menyemarakkan HUT ke 74 Kemerdekaan Republik Indonesia, mulai dari Upacara Bendera hingga aneka perlombaan khas 17 Agustusan. Lomba yang melibatkan anak-anak tidak hanya semata-mata untuk mencari hadiah saja namun banyak manfaatnya yang diperoleh. Salah satunya untuk mengasah keterampilan sosial, kalau sekarang ini anak lebih sering habiskan waktunya duduk di depan gadget, lewat momen lomba 17 Agustusan ini menjadi ajang anak-anak mengasah keterampilan sosialnya. Karena saat di arena lomba, anak-anak akan bertemu dengan banyak teman sebaya dan bisa mendorongnya untuk berinteraksi sosial.

“Anak-anak dengan ikut lomba akan memupuk jiwa persahabatan. Khusus untuk lomba-lomba yang mengharuskan anak melakukannya secara kelompok, ini bisa memupuk jiwa kekompakan dan persahabatan dengan rekan-rekannya. Secara tak langsung mereka akan dipaksa untuk berkenalan, berinteraksi, dan bekerja sama dengan temannya. Untuk lomba ini juga agar anak-anak memahami makna sportivitas. Dalam setiap kompetisi, pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Sebelum lomba dimulai, tanamkanlah dalam diri anak soal menang atau kalah itu adalah yang biasa dalam tiap perlombaan. Bukan hanya itu, kamu juga bisa mengajari anak soal jiwa sportivitas, yakni mengikuti aturan main dan kelak kalau menang maka ia tidak boleh sombong, dan kalau kalah maka tak boleh berkecil hati”. Imbuh Serda Jafar. (R13)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed