oleh

Pentingnya Sosialisasi Penyuluhan Hukum Perlindungan Anak Dan Remaja

Magetan – Seiring dengan pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perkembangan jaman, generasi muda khususnya remaja dihadapkan pada permasalahan dan tantangan yang sangat berat. Maka dari itu pemerintah Desa Ngunut Kecamatan Kawedanan mengadakan sosialisasi dan penyuluhan hukum perlindungan anak dan remaja pada Hari Sabtu (13/7/2019).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain , Camat Kawedanan Bpk Samsi Hidayat S.Sos M.Si , Danramil 10 Kawedanan yang diwakili oleh Bati Tuud Serma Suwanto , Kapolsek Kawedanan Akp Sukono , Kepala Pukesmas Desa Tladan Dr Nelli , Kepala Desa Ngunut Bpk Totok , Babinsa Ngunut Serda Tarmidi , Babinkamtibmas Bripka Gatot serta seluruh undangan yang hadir dalam acara sosialisasi.

Kepala Desa Ngunut dalam sambutannya , menyampaikan secara singkat yang intinya , remaja adalah generasi penerus bangsa, calon pemimpin masa depan dan kontributor bagi kemajuan Negara. Akhir-akhir ini kehidupan remaja terutama para pelajar dipengaruhi oleh berbagai faktor baik dari internal maupun eksternal. Sehingga berdampak pada kenakalan remaja.

Kenakalan remaja merupakan suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi dari anak-anak ke dewasa , tutur Kades Ngunut.

Kades Ngunut menambahkan bentuk bentuk kenakalan remaja saat ini antara lain merokok, minum-minuman beralkhohol atau miras, narkoba, pergaulan bebas/ seks bebas dan tawuran/ perkelahian antar remaja.

Sambutan Danramil 10 Kawedanan yang di wakili oleh Bati Tuud Serma Suwanto menyampaikan , dalam rangka mencegah dampak kenakalan remaja di wilayah binaan Koramil 0804/10 Kawedanan maka , orang tua harus aktif dalam mengawasi anak anaknya dan juga para orang tua harus bisa menjadi suritauladan buat anak-anaknya dengan menciptakan keluarga yang harmonis serta menjalin komunikasi yang baik dengan anak dan keluarga.

Orang tua diharapkan memberi pengawasan terhadap anak seperti halnya kita main layang-layang kadang ditarik, kadang dilepas tapi tetap dijaga atau dikendalikan. Orang tua mampu memberi batasan kepada anak-anaknya apa-apa yang tidak boleh dilakukan.

Dengan bermodalkan keimanan dan ketaqwaan yang kuat dan benar maka seorang remaja akan dapat mengontrol perbuatan yang menyimpang, inilah salah satu konsep dasar penanggulangan kenakalan remaja yang bertumpu pada aturan agama. (R10)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed