oleh

Koramil 00804/10 Kawedanan Ikuti  Dzikir Dan Doa Bersama Yang Menjadi  Agenda  Rutin Bulanan

Magetan – Salah satu progam kerja Pemerintah Kecamatan Kawedanan mengadakan kegiatan Dzikir dan Doa bersama , dengan Tujuan untuk Keselamatan dan Kedamaian Umat serta mendoakan para penumpang Pesawat Helikopter yang hilang  di Papua , kegiatan rutin Akad Pon yang diagendakan setiap satu bulan sekali di wilayah Kecamatan Kawedanan. Pelaksanaan Dzikir dan Doa saat ini bertempat di Masjid Gede Al Ikhlas KUA Kecamatan Kawedanan pada Hari Minggu (7/7/2019) .

Pelaksanaan Dzikir dan Doa dihadiri Forkopimca Kecamatan Kawedanan , Tokoh Agama sertaTokoh masyarakat. Acara Dzikir dan Doa ini akan dilaksanakan secara rutin setiap Akad Pon diwilayah Kecamatan Kawedanan, kegiatan Dzikir dan Doa menghadirkan penceramah Kyai Dahlan.

Dalam kegiatan dzikir dan doa dari pihak panitia menyampaikan terima kasih atas kehadirannya dalam acara Dzikir dan Doa yang dilaksanakan di Masjid Gede Al Ikhlas Kecamatan Kawedanan. Semoga dengan adanya Dzikir dan Doa ini bisa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT dan mempererat tali silaturahmi antara Pemerintah Kecamatan serta Pemerintah Desa dan Warga masyarakat Desa se Kecamatan Kawedanan.

Dengan melalui kegiatan Dzikir dan Doa ini akan diselenggarakan secara bergilir di setiap Intansi  sewilayah Kecamatan Kawedanan agar bisa memeperat tali silaturahmi dengan segenap komponen masyarakat Sekecamatan Kawedanan

Adapun Tausiah dari Kyai Dahlan , yang intinya sebagai berikut , bahwa orang sehat kalo tidak beriman akan menjadi tidak sehat. Hijrah dalam kontek Islam memutuskan atau meninggalkan apa yang dibenci Allah SWT menuju apa yang yang dicintai-NYA. Hijrah sama sekali berbeda dengan migrasi. Hijrah juga merupakan terminologi khas Agama Islam yang landasannya Iman kepada Allah SWT dan hijrah menjadaikan tolak ukur keimanan seseorang.

Meninggalkan segala bentuk yang dilarang oleh Allah SWT kalau dijabarkan bisa berarti perpindahan seorang muslim dari Syirik kepada Thauhid, dari Nifaq kepada Istiqomah, dari Maksiat kepada Taat, dari Haram kepada Halal. Setiap muslim melakukan hijrah karena menjadi pribadi muslim yang kaffah atau seorang yang hanya mengabdi kepada Allah SWT. Umat Islam agar bisa keluar secara total dari dominasi pengabdian terhadap syaitan segala bentuk dan manifestasinya menuju pengabdian hanya kepada Allah SWT.(R10).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed