oleh

Danramil 06 Plumpang Turut Hadir Dalam Seminar Kebangsaan

Tuban- Komandan Koramil (Danramil) 0811/06 Plumpang Kapten Arm Teguh Haribowo turut menghadiri Seminar Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Yayasan Salafiah Kholidiyah Desa/Kecamatan Plumpang Kabupaten Tuban, Sabtu (20/07/2019).

Kegiatan diselenggarakan dalam rangka Haul ke – 36 Almaghfurlah KH. Abdul Fatah Al -Mansyur dan Masyayik Plumpang dengan mengusung tema ” Peran Lembaga Pendidikan & Pondok Pesantren Sebagai Pilar Utama Penguat Pancasila”.

Hadir sebagai narasumber Kegiatan seminar kebangsaan dari beberapa tokoh penting dalam BPIP (badan pembinaan ideologi Pancasila) Seperti prof Mahfud MD anggota dewan pengarah BPIP, Laksamana TNI (purn) Ade Supandi SE.MSc.Phd mantal KSAL, Prof Hariyono MPd ketua BPIP, Dr Muhammad AS Hikam MA analisis politik dan pengajar internasional relations pada presiden university.

Dalam sambutannya, Prof. Dr. Mahfud MD berharap agar yayasan/pondok pesantren menerapkan sistem pendidikan Madrasah modern, walau berbasis pesantren, tetapi tidak mengesampingkan peningkatan mutu ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga target yang akan dicapai menjadikan peserta didik unggul dalam IMTAQ dan mampu di IPTEK.

“Banyak dari Yayasan/pondok yg bisa pencetak kader-kader pemimpin umat dan menjadi pusat pengetahuan Islam, bahasa al-Qur’an, dan ilmu pengetahuan umum, dengan tetap berjiwa pesantren,” tuturnya.

Sementara itu, Danramil 0811/06 Plumpang Kapten Arm Teguh Haribowo mengapresiasi kegiatan ini. Menurutnya kegiatan ini penting untuk mengedukasi masyarakat agar memahami adanya ancaman penetrasi dan infiltrasi ideologi yang bertentangan dengan Pancasila.

“Tentunya yang mengancam kelangsungan kehidupan berbangsa, bernegara dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” ujar ujarnya

Ia berharap dengan seminar ini masyarakat lebih memahami pentingnya pancasila di kehidupan berbangsa dan bernegara. Serta dapat menahan dan menangkal ideologi-ideologi yang bertentangan dengan pancasila.

“Hasil yang diharapkan dapat meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap bahaya ideologi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara dalam kerangka NKRI,” pungkasnya. (Pendim0811)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed