oleh

Bersama Tim Puskesmas Babinsa Koramil 0804/06 Maospati Sosialisasi PTM Di Desa Gulun

Magetan – Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak terdeteksi karena tidak bergejala dan tidak ada keluhan. Sehingga membutuhkan peran serta masyarakat dalam mencegah serta untuk menanganinya. Untuk mengetahui lebih jelas tentang PTM tersebut, Babinsa Desa Gulun Koramil 06/Maospati Serma Eko Wahyudi menghadiri kegiatan Sosialisasi Pembentukan Posbindu PTM oleh Puskesmas Maospati di Balai desa Gulun Kecamatan Maospati, Kamis (18/07/2019).

Dalam acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh Tim dari Puskesmas Maospati,Babinsa, Babinkantibmas, Kepal desa Gulun Bapak  Munasir S.sos beserta perangkat seluruh perangkat, Bidan desa Gulun, ketua Tim penggerak PKK dan undangan sekitar 80 orang warga masyarakat.

Dalam sosialiasasi ini, Tim dari Puskesmas Kedung memaparkan tentang pentingnya Posbindu PTM, yang merupakan peran serta masyarakat dalam melakukan kegiatan deteksi dini dan pemantauan faktor risiko PTM Utama yang dilaksanakan secara terpadu, rutin, dan periodik. Penyakit Tidak Menular (PTM) merupakan penyakit yang tidak terdeteksi karena tidak bergejala dan tidak ada keluhan. Biasanya ditemukan dalam tahap lanjut sehingga sulit disembuhkan dan berakhir dengan kecacatan atau kematian dini. Untuk mencegah angka tersebut maka pemerintah mencanangkan program Posbindu PTM.

Sementara Serma Eko Wahyudi saat di temui mengungkapkan bahwa apa yang di progamkan oleh Puskesmas Maospati merupakan upaya peningkatan derajat kesehatan melalui peningkatan pemanfaatan pelayanan Posbindu PTM di setiap wilayah binaan puskesmas Maospati. Selain itu peran serta tenaga kesehatan serta kader sangat diperlukan untuk lebih mensosialisasikan tentang Posbindu PTM ke masyarakat khususnya penderita penyakit tidak menular. “Intinya agar warga masyarakat lebih membudayakan lagi tentang hidup sehat” pungkasnya Babinsa Gulun. ( R06)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed