oleh

Rakorca Tingkat Kecamatan Kawedanan, Danramil 0804/10 Siap Membantu Untuk Bersama-Sama Memajukan Daerah

Magetan – Danramil 0804/10 Kawedanan Kapten Caj Jemani menghadiri rakor Tingkat Kecamatan Kawedanan dalam rangka mengevaluasi kinerja kedepan, dan perlunya koordinasi dengan instansi terkait, Pelaksanaan rakor bertempat di Aula Kecamatan Kawedanan Kamis (23/5/19).

Dalam pelaksanaan rakor dihadiri oleh Camat Kawedanan Samsi Hidayat S.Sos M.Si , Danramil Kawedanan Kapten Caj Jemani , Kapolsek Kawedanan Akp Munir Syaifudin SE MSi , Kepala Desa/Kelurahan sekecamatan Kawedanan dan Dinas Instansi terkait.

Camat Kawedanan Samsi Hidayat S.Sos M.Si  dalam sambutannya mengatakan, rakor ini membahas tentang kinerja kedepan, dan perlun adanya koordinasi dengan instansi terkait. Sehingga apa yang akan dikerjakan termonitor dengan baik, jangan sampai ada kesalahan dalam pekerjaan yang akan dilaksanakan di Kecamatan Kawedanan.

Seluruh kades/Kakel, harus mengetahui apa-apa saja yang dibutuhkan masyarakat didesanya. Jangan sampai ketika anggaran telah disahkan, malahan masih ada pembangunan prioritas didesa yang terlupakan. Kalau seperti ini yang dirugikan adalah masyarakat Desa. Para kades harus duduk bersama dengan masyarakat dalam rangka menyerap aspirasi dari masyarakat itu sendiri.

Terlebih saat ini, para kades memiliki dua porsi anggaran yang berasal dari Dana Desa Pemerintah Pusat dan ADD yang bersumber dari APBD. Dalam penggunaan anggaran tersebut harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab, jangan ada kegiatan yang tumpang tindih dari kedua anggaran itu. “Tentukan arah pembangunan yang memang berpihak langsung kepada masyarakat, kemajuan daerah dimulai dari Desa”. jelas Camat Kawedanan.

Sementara itu  Danramil 0804/10 Kawedanan Kapten Caj Jemani  mengatakan , kami siap membantu kinerja mulai dari Kecamatan hingga tingkat Desa. Sebab yang dilakukan adalah untuk membangun daerah. “Kami siap membantu untuk bersama-sama memajukan daerah yang kita cintai ini,” ujar Danramil.

Dia juga meminta para kades untuk tidak menyalahgunakan penggunaan baik Dana Desa maupun ADD. Karena akan langsung berurusan dengan hukum. “Jangan sampai aparat Desa karena kurangnya memahami penggunaan Dana Desa, akan timbul permasalahan di kemudian hari,” tegasnya (0804/R.10).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed